Lloris Patah Tangan, Spurs Hilang Akal Lawan Brighton

Berita Bola

TOBA 4D – Kemalangan menimpa Hugo Lloris saat Tottenham Hotspur menghadapi Brighton and Hove Albion di Falmer Stadium, Sabtu (5/10/2019) malam WIB. Saat laga baru berjalan 3 menit, tangan kiri kiper Prancis ini patah sehingga harus ditarik keluar lapangan.

Insiden ini bermula dari umpan lambung Aaron Mooy ke kotak penalti Spurs. Lloris kemudian melompat untuk menggagalkan peluang ini. Namun, dia kehilangan keseimbangan.

Tak lama, tangan kirinya menghantam bumi dengan posisi yang salah. Neal Maupay mencetak gol, dan Lloris meringis kesakitan di dalam gawangnya. Tim medis turun, mengecek kondisi Lloris, sebelum membawanya langsung ke rumah sakit.

BACA JUGA : Hasil Pertandingan Real Madrid Vs Granada: Hazard Cetak Gol Perdana

Diakui Mauricio Pochettino, insiden ini membuat mental para pemain Spurs terganggu. Pada akhirnya, dengan Paulo Gazzaniga di depan gawang, tim berjuluk The Lilywhites ini takluk telak 0-3 dari sang tuan rumah.

“Saya rasa semua orang sudah lihat bagaimana dia (Lloris) mendarat. Caranya tak bagus dan kabar dari rumah sakit pun juga tak sesuai dengan harapan kami,” kata Pochettino sebagaimana dilansir Football London.

“Cederanya mempengaruhi kami, saya tak bisa bohong. Kebobolan saat laga baru berjalan 3 menit dengan cara seperti itu, ditambah dia cedera pula, pikiran kami pun jadi kalut. Hasilnya, kami gagal tunjukkan yang terbaik,” lanjut manajer Spurs itu.

Jika mengacu keterangan resmi dari pihak Spurs, Lloris menderita dislokasi siku. Belum ada kabar mengenai seberapa lama kiper berusia 32 tahun ini bakal absen.

Satu hal yang jelas, mulai minggu depan, tim medis bakal memeriksa secara lebih mendalam. Hasil pemeriksaan ini bakal digunakan tim medis untuk menentukan metode penyembuhan yang tepat untuk eks kiper Olympique Lyonnais ini.

Atas insiden dan kekalahan dari Brighton tadi, Pochettino merasa perlu meminta maaf kepada para fans. Kembali, manajer kelahiran Santa Fe, Argentina, ini menegaskan pentingnya untuk Spurs kembali menemukan harmoni di ruang ganti.

“Saya rasa perlu meminta maaf kepada para fans. Karena saya sungguh berterima kasih atas usaha mereka datang jauh-jauh mendukung kami ke sini,” ucap Pochettino.

“Kami tahu apa yang mereka rasakan, kecewa. Karena semua orang di tim ini pun, mulai dari pelatih hingga staf, juga merasa demikian. Kami harus kembali bersama dan menemukan ritme kami kembali,” pungkas eks pelatih Espanyol itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *